Bulan Al Quran

DR Inayutullah Hasyim mengisi ta’lim subuh Jumat 31 Maret 2023 di Masjid Alhidayah BCC. Ustad menjelaskan hal-hal yang menarik berkaitan dengan sejarah Al Quran. Mengawali ta’lim Ustad Inayatullah menyampaikan bulan Ramadhan adalah syahrul Syiam, syahrul Mubarak dan bulan turunya Al Quran. Banyak hal menarik tentang hal diturunkannya Al Quran.

Ketika Rasulullah belum menyandang status nabi dan baru saja mendapat pengalaman spiritual di gua Hira, beliau diajak menemui ahli kitab (imam Nasrani) yang merupakan paman Siti Khadijah bernama Waraqah bin Naufal. Warakah berkomentar malaikat yang sama dengan yang datang kepada nabi Isa. Beliau menjadi orang pertama yang mengakui Nabi Muhammad dan akan membela Rasul dari kaumnya yg fasik.

Al Quran sebagian turun dgn asbabun nuzul sebagian tanpa asbabun nuzul. Ada hal menarik lainnya saat orang Quraisy merujuk kepada orang Yahudi untuk mengajukan 3 pertanyaan yg harus bisa dijawab jika Muhammad adalah seorang Nabi. Pertanyaan ke 1 tentang Ashabul Kahfi. Kedua tentang Zurkarnaen dan ketiga tentang Ruh. Allah menurunkan wahyuNya yang membimbing Nabi Muhammad dalam menjawab pertanyaan sulit itu yang bukan terjadi pada jamannya tersebut. Tentang yang pertama dalam QS Alkahfi Allah tidak mengatakan 309 tahun tetapi 300 thn ditambah 9 thn. Orang Yahudi mengenal 300th riwayat tertidur para pemuda. Secara hitungan masehi benar 300 tahun namun jika menggunakan perhitungan Qomariah (Hijriah) dikonversi menjadi ditambah 9 tahun. Yang kedua bagaimana Rosul dapat menjawab pengembaraan Zurkarnain dari berbagai belahan bumi sampai bagian bumi matahari yang tdk mengalami tenggelam. Tentang ruh dijelaskan tidak diberikan oleh Allah ilmu kecuali sedikit. Diantaranya adalah alam barzah adalah alam ruh dimana ada sekat dgn jasad. Pengalaman Rosul dapat mendengar jasad dalam kubur sehingga kita disunahkan mengucapkan salam ketika ziarah kubur karena dikembalikannya ruh untuk menjawab.

Ada banyak mu’zizat terkait AlQuran yang membawa manusia kedalam cahaya Islam. Dari riwayat masyhur doa Rosul yg dikobul terkait pejuang Islam 1 dari 2 Umar dll.

Ustad selanjutnya menerangkan bahwa AlQuran mulai ditulis di jaman Rasul. Di zaman sayidina Usman bin Affan tulisan Al Quran dikumpulkan dan ditulis ulang menjadi mushaf tanpa tanda baca. Caranya 1 orang mendikte yg suaranya mirip Rasul dan yang lain mencatat. Jadi AlQuran pada dasarnya dihafalkan. Dizamannya ada beberapa mushaf spt Ibnu Mas’ud dan Ibunda Aisyah, namun dipakai mushaf hasil penulisan ulang dizaman Usman. Alfaradi abad 6 bani umayah mengenalkan tanda baca.

Al Quran diturunkan dengan 7 qiraat sesuai dari yang diajarkan Jibril. Jika qiraat menyendiri maka tidak diterima karena akan beda arti sehingga dasar Quran turun temurun adalah hafalan dan menjaga hafalan dgn ilmu qiroat. Ramadhan ini diintensifkan membaca dan menghafal AlQuran maka alangkah baiknya mengambil sanad sampai kepada Rasul dalam menghapal AlQuran.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top