

Ust. H. Ferry Nur, S.Si berkesempatan mengisi kultum tarawih malam ini (31/3). Ustad mengingatkan bahwa tadi siang bangsa Indonesia sebenarnya memperingati hari kemerdekaan yg ke 80thn. Menurut hitungan hijriyah yaitu Jumat 9 Ramadhan. Untuk itu Ustad mengajak kita untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan yg telah Allah berikan. Kemerdekaan tersebut adalah anugrah dari Allah. Hal ini dicantumkan oleh para pendiri negara ini dalam pembukaan UUD45, bahwa kemerdekaan Indonesia berkat rahmat Allah.
Ustad mengingatkan bahwa orang hanya dapat mensyukuri nikmat jika ingat kpd Allah. Sebagaimana doa dari Nabi SAW. Lebih lanjut Ustad menyampaikan ada 3 cara mensyukuri nikmat Allah;
1. Ucapkan Alhamdulillah karena sementara ada bangsa lain yg masih terjajah spt Palestina, Uighur, Rohingnya dll,
2. Memanfaatkan nikmat u melakukan ketaatan kpd Allah. Tidak dilakukan untuk melakukan maksiat. Allah tdk akan senang jika anugrah yang telah diberikan diisi dengan kemaksiatan. Barangsiapa menyukuri nikmat maka akan ditambah. Jika mengkufuri ingatlah azab Allah sangat pedih.
3. Pandai berterimakasih kepada mereka yg telah membantu. Mufti Palestina mendukung kemerdekaan Indonesia. Tidak dicatat dalam sejarah Haji Agus Salim delegasi Indonesia saat itu bertemu dgn Mufti Palestina dan tokoh kaya Palestina. Muhammad Ali Taher tokoh kaya Palestina tsb memberikan seluruh tabungannya kepada Indonesia. Kondisi Palestina saat ini sangat berat maka sudah saatnya sekarang Indonesia membantu Palestina.
Alhamdulillah semua infak dan shodaqoh yang terkumpul dari jamaah malam ini diserahkan seluruhnya kepada Ustad untuk disalurkan kepada Palestina.

